Berita Nasional, RANCAH POST – Wabah virus corona (COVID-19) rupanya kian merebak di negara Indonesia, Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terjangkit virus tersebut.
Virus corona terdeteksi menginfeksi Bima Arya melakukan tes dan hasilnya keluar pada Kamis, 19 Maret 2020 kemarin.
Melansir dari Cnnindonesia.com, diketahui sebelum dinyatakan positif terjangkit Covid-19, Wali Kota Bogor sempat melakukan perjalanan ke dua negara, yakni Azerbaijan dan Turki.
Ia berada di negara tersebut selama 8 hari, mulai dari tanggal 8 sampai 15 Maret sebelum akhirnya tiba di Tanah Air pada Senin, 16 Maret 2020 lalu.
Hal tersebut berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Dedie mengatakan, sepulangnya Bima dari Azerbaijan dan Turki, ia harus lapor sebagai ODP atau orang dalam pengawasan.
Jika memang ditemukan ada gejala-gejala seperti flu, batuk, atau panas tes SWAB pun harus dilakukan. Dan usai dilaksanakan dan hasil tesnya keluar, Bima Arya ternyata dinyatakan positif terjangkit vurus corona.
Kendati demikian, Dedie belum bisa memastikan apakah Bima terinfeksi virus corona ketika sedang berkunjung ke Turki dan Azerbaijan atau ketika perjalanan.
Kunjungan ke dua negara tersebut diketahui dalam rangka kunjungan kerja. Bima berangkat Azerbaijan untuk menandatangani nota kesepakatan (MoU) mengenai pengemabangan mal pelayanan publik.
Kemudian Dedie mengungkapkan, ketika Bima Arya pulang daru negara yang dikunjunginya, ia mengalami demam dan flu. Ternyata dia positif terkena Covid-19.
Karena dinyatakan positif corona, kini Bima Arya harus menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KOta Bogor Jawa Barat.
Virus corona memang kian menyebar, pemerintah pun memberikan beberapa upaya pencegahan agar virus tersebut tidak semakin menular ke banyak orang.
Di antaranya adalah harus mencuci tangan menggunakan sabun, bisa juga memakai hand sanitizer jika memang mendesak dan tidak memungkinankan cuci tangan dengan air mengalir atau ketika berpergian.
BACA JUGA: Dua WNI di Depok Positif Virus Corona Usai Berinteraksi dengan Warga Jepang
Selanjutnya, jangan pergi ke negara-negara terjangkit untuk sementara waktu, tidak keluar rumah jika memang tidak penting, jangan kontak langsung dengan hewan yang berpotensi menularkan virus corona dan selalu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap baik.