Jika terlalu sering menahan kentut ternyata dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda.
Flatulensi adalah keluarnya gas melalui dubur akibat akumulasi gas di dalam perut, perisitiwa ini biasa disebut sebagai kentut atau buang angin.
Saat angin tersebut keluar memang sering menimbulkan suara dan aroma yang cukup menyengat.
Oleh sebab itu banyak orang lebih memilih untuk menahan dibandingkan untuk melepaskannya karena malu dan takut orang di sekitar merasa terganggu dengan bau tak sedap yang ditimbulkan.
Akan tetapi, menahan kentut dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. Kentut merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan gas yang menumpuk di dalam usus Anda.
Penumpukan gas tersebut bisa terjadi diakibatkan karena mengonsumsi makanan dan minuman tertentu, maupun akibat proses kimiawi dalam tubuh.
Berdasarkan keterangan dari seorang gastroenterologist, Dr. Michael Levitt, seseorang normalnya bisa buang angin sampai 10-20 kali dalam satu hari.
Bahaya Menahan Kentut
Jika Anda sering menahan kentut, beberapa bahaya berikut ini bisa jadi Anda alami.
Wasir
Terlalu sering menahan kentut dapat mengakibatkan wasir. Hal tersebut terjadi karena adanya gerakan yang berlebihan pada dubur ketika kita tidak melepaskan kentut.
Gerakan tersebut dapat membuat otot-otot di dubur menjadi tegang dan bisa menjadi pemicu melebarnya pembuluh darah, sehingga terjadilah wasir.
Perut kembung
Buang angin merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan gas yang menumpuk di usus.
Oleh sebab itu, jika Anda sering menahan buang angin, keluhan perut kembung mungkin saja Anda alami kapan saja.
Seseorang yang mengalami perut kembung akibat terlalu sering menahan kentut, tentunya akan merasa tak nyaman karena akan merasa begah atau bersendawa.
Infeksi diverticulosis
Bahaya menahan kentut selanjutnya adalah bisa mengakibatkan infeksi diverculosis. Kondisi ini merupakan pembentukan kantung-kantung kecil pada lapisan usus besar.
Kantung-kantung kecil atau disebut juga dengan divertikula ini terbentuk karena adanya peningkatan tekanan pada titik-titik lemah dari dinding usus oleh gas, cair atau limbah.
Jika hal tersebut terjadi maka dapat menyebabkan sakit parah pada bagian perut, demam, mual maupun muntah-muntah, diare dan sembelit.
Perintonitis
Perintonitis ini salah satu bahaya yang dapat terjadi jika Anda sering menahan kentut. Peritonitis merupakan peradangan peritoneum, yakni jaringan yang melapisi dinding bagian dalam perut mencakup sebagian besar organ perut.
Gangguan ini terjadi akibat infeksi dari bakteri maupun jamur. Seseorang yang mengalami kondisi ini bisa timbul gejala berupa kelelahan, demam tinggi, detak jantung meningkat, perut kembung, mual dan muntah, dan sembelit.
Peritonitis merupakan kondisi yang gawat, jika kamu mengalami hal ini segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Keracunan gas
Salah satu unsur yang terdapat pada kentut adalah metana. Jika tidak dikeluarkan dari dalam tubuh Anda, seiring berjalannya waktu unsur ini jumlahnya akan terus bertambah hingga dapat berubah menjadi racun.
Oleh sebab itu, menahan buang angin sering kali dikaitkan dengan kejadian keracunan. Akan tetapi, terkait keracunan gas akibat sering menahan buang masih diperdebatkan oleh para ahli.
Kendati demikian tidak ada salahnya jika Anda tetap waspada akan bahaya tersebut. Karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati.
Bagaimana, sudah tahu sekarang apakah saja bahaya menahan kentut? Tunggu apalagi, mulai sekarang tidak lagi untuk menahan buang angin agar terhindar dari bahaya tersebut.
Jika merasa malu dengan suara dan bau yang ditimbulkan, Anda bisa mencari tempat aman yang tidak ada orang yang mendengar. Semoga bermanfaat.