Berita Nasional, RANCAH POST – Salah satu stasiun TV di Indonesia yakni, NET TV dikabarkan tengah mengalami kebangkrutan dan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.
Kabar tersebut beredar dari pemberitaan sebuah media online bahwa NET TV tengah mengalami kebangkrutan.
Dalam berita itu disebutkan, lantaran tak sanggup bersaing, manajemen perusahaan NET TV dikabarkan sudah menyiapkan langkah untuk PHK massal.
Gara-gara kabar tersebut, frasa ‘NET TV’ trending di Twitter, Jumat (9/8/2019). Banyak sekali dari para warganet yang meminta agar NET TV tidak sampai tutup atau berhenti beroperasi.
Hal ini lantaran banyak warganet menganggap tayangan NET TV cukup baik dan banyak menghibur bagi penonton tanah air.
Berita terkait PHK massal NET TV juga menjadi trending topic di Twitter di Indonesia, banyak netizen yang memberikan cuitannya dan berharap NET TV tidak sampai bangkrut.
@jangangitukek, “orang ngehujat net tv karena mau bubar soalnya rating-nya rendah. mereka bilang “ngapain sih ngejar rating?”
@BLyanuardi, “Padahal beberapa bulan ini aku menganggur setiap hari nontonnya cuma NET TV, masa iya mau bangkrut dan tutup.
Mau nonton apa coba, Netflix dan YouTube terlalu mahal untuk seorang pengangguran.
Apakah di Indonesia ini tidak ada yang mengerti artinya konten positif. #prayforNetTv”
@audfdhllah, “Wah ngeliat artikel net tv mo bangkrut rasanya mo ngejual tv aja kalo beneran kejadian. Secara tv di rumah dari pagi sampe malem ga pernah pindah channel, net tv doang.”
Sementara itu, tagar Wishnutama yang merupakan Komasisaris Utama NET TV menempati urutan kedua.
Menanggapi hal tersebut, COO PT NET Mediatama Indonesia Azuan Syahril menampik kabar tentang pihaknya yang akan melakukan PHK massal.
“Kami enggak ada PHK massal, kami enggak ada. Yang ada kami itu sebenarnya begini, ini, kan, kami juga di era sekarang ini dengan kompetisi yang semakin berat, jadi kami melakukan restrategi terhadap perusahaan.” ungkap Azuan.
“Jadi kami membuat strategi-strategi baru begitu lho. Nah terkait juga soal strategi human resource kami,” lanjutnya.
Menurut Azuan, saat ini memang pihaknya tengah memberikan penawaran tak mengikat kepada seluruh karyawan yang bersedia untuk mengundurkan diri.
“Untuk masalah PHK itu, kan, memang di luar tereksposenya seperti itu ya. Pada praktiknya itu enggak ada.”
“Nah kami malah dengan situasi seperti ini, kami memberikan penawaran kepada karyawan, yang berniat untuk mengundurkan diri kami akan beri benefit untuk mereka,” ucap Azuan.
Menurut dirinya, langkah seperti ini dilakukan setelah menjalin kesepakatan antar dua arah dari pihak manajemen dan karyawan.
Ia menampik tudingan yang mengatakan jika NET TV melakukan pemutusan hak kerja secara memaksa.
Azuan juga mengatakan, para karyawan NET TV menyambut kebijakan ini dengan sangat baik.
“Sekarang ini yang mengundurkan diri sudah 20-an ada, di bulan ini. Begitu kami beri penawaran mereka langsung respons,” kata Azuan.
BACA JUGA: Disebut Netizen Beg* & Dung*, Viral Video Pengendara Motor Ngotot Lintasi Jalur Transjakarta
Azuan telah memastikan, jika saat ini NET TV tidak dalam keadaan bangkrut. Ia berharap agar semua pihak tidak mempercayai informasi-informasi yang tengah beredar tanpa ada konfirmasi langsung dari pihak NET TV.