BERITA CIAMIS, RANCAH POST – Aparat Polres Ciamis akhirnya berhasil meringkus 7 anggota geng motor pelaku kekerasan yang mengakibatkan seorang anggota ormas luka serius.
Diterangkan Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, pihaknya langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan dari korban kekerasan geng motor di Ciamis.
Usai berhasil melacak identitas para pelaku kekerasan di Ciamis pada Minggu (3/2/2019) dini hari itu, pihaknya langsung melakukan penangkapan.
“Ketujuh pelaku kita amankan dari rumahnya masing-masing dan sudah diamankan di Mapolres Ciamis,” tutur Hendra.
Meski masih melakukan pengembangan, Hendra memastikan jumlah anggota geng motor di Ciamis yang melakukan kekerasan itu lebih dari 10 orang.
“Untuk mengungkap kasus ini, kami menerjunkan 2 tim yang hingg sekarang terus bekerja di lapangan,” kata Hendra, dilansir Harapan Rakyat.
Dengan korbannya yang mengalami kekerasan hingga terluka, para pelaku terancam meringkuk di balik jeruji besi hingga 7 tahun.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 1 orang anggota Gibas dan 5 orang anggota XTC Ciamis menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh anggota geng motor.
Para pelaku terlebih dahulu memepet korban, setelah itu mereka melukai para korban dengan samurai dan gir motor.
salah satu korban, Jujun (22), anggota Gibas asal Bojong Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis menderita luka 10 jahitan akibat hantaman gir motor.
“Para pelaku bergerombol menggunakan 15 motor, mereka mengenakan jaket yang di belakangnya ada logo hiu,” ungkap Jujun.
Sebagaimana dikatakan Jujun, keganasan anggota geng motor itu terjadi ketika dirinya membeli makanan di warung yang ada di sekitar Pasar Ciamis.
Ketika hendak pulang, Jujun diberhentikan oleh pengendara motor yang didominasi oleh remaja tersebut.
BACA JUGA: Aksi Brutal Geng Motor di Ciamis, Anggota Ormas Derita Luka 10 Jahitan Akibat Hantaman Gir Motor
“Begitu berhenti, mereka tanpa basa-basi langsung menghantamkan gir ke arah wajah hinga mengenai mulut. Saya sudah berusaha melawan, namun mereka semakin beringas,” ucap Jujun.