BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Salah satu ikon pariwisata Kabupaten Pangandaran Jawa Barat yang mencolok adalah patung ikan.
Hanya saja, pada Kamis (6/7/2017) kemarin, patung ikan Pangandaran itu dirobohkan dan mengundang kritik dari berbagai pihak.
Kritik tersebut datang lantaran patung ikan Pangandaran itu merupakan hasil karya seniman ternama asal Bali, Nyoman Nuarta.
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengaku jika dirinya tidak mengetahui kalau patung tersebut hasil karya Nyoman Nuarta.
“Tidak ada referensi dan tidak ada yang memberitahu kami patung itu karya siapa. Usai dibongkar, baru ada komplain,” terang Jeje.
“Kami juga terkejut, tapi pembongkaran sudah terjadi. Atas nama masyarakat dan pemerintah, kami meminta maaf kepada beliau. Seandainya kami tahu, pasti akan kami konsultasikan kepada beliau,” lanjut Jeje.
BACA JUGA: Bangkai Kapal FV Viking Dinilai Mengganggu Pariwisata Pangandaran
Masih dikatakan Jeje, alasan patung ikan Pangandaran dibongkar lantaran tak lagi cocok dengan kondisi Kabupaten Pangandaran sekarang ini.
“Kita melihatnya sudah tidak pas dengan keadaan sekarang. Kita ingin memperlihatkan semangat Pangandaran yang maju dan sedang membangun dengan menata beranda depan,” ucapnya.
Pantas atau tidaknya patung ikan tersebut bukan berasal darinya.
“Masyarakat memandang itu kurang pas dan harus dibangun dengan yang lebih bagus dan disesuaikan dengan kondisi saat ini,” ungkapnya.
Pasca patung ikan karya Nyoman Nuarta di Pangandaran dirobohkan, Pemkab Pangandaran sudah mempersiapkan penggantinya.
“Akan kita bangun lagi dengan patung ikan, jaring dan air mancur yang dibuat oleh pematung lokal,” tandasnya.