RANCAH POST – Akibat jomblo terlalu lama. Banyak orang yang betah lama-lama ngejomblo dengan alasan ingin berpacaran dengan orang yang tepat.
Ada pula beberapa orang yang bangga dan ada yang malu dengan status jomblonya itu. Padahal di Indonesia sendiri, jomblo itu merupakan hal yang biasa.
Iya biasa, maksudnya biasa dihina, dicaci maki, dan yang nggak pernah ketinggalan adalah biasa di-bully. Ngenes ya, jadi jomblo
Akibat Jomblo Terlalu Lama
Tapi tahukah kamu girls, kalau terlau lama ngejomblo bisa menimbulkan penyakit lho. Ilmuwan dari Portland Timbers University menyimpulkan bahwa ada 3 penyakit yang bisa menyerang kalau terlalu lama menjomblo.
Nah, berikut ini merupakan 3 penyakit yang bisa menyerang akibat jomblo terlalu lama. Jomblo senior wajib baca nih.
Galau
Setiap orang pasti pernah galau, ya. Galau bukanlah suatu penyakit yang mematikan. Tapi selain HIV/AIDS, galau juga merupakan penyakit yang belum ditemukan obatnya guys.
Radang ulu hati
Dihina, dicaci maki, dan juga di-bully membuat para jomblo jadi sakit hati. Berawal dari sakit hati itulah kemudian penyakit jadi merembet ke radang ulu hati.
Periksa rutin kondisi kesehatanmu ke dokter, ya minimal seminggu sekali. Kalau penyakit tetap berlanjut, hubungi mantan segera, itupun kalau kamu punya mantan, ya.
Pikun
Pikun itu bukannya penyakit karena faktor umur, ya? Belum tentu guys. Jomblo kronis pun beresiko terkena penyakit mudah lupa alias pikun.
Gejala yang diderita biasanya mulai dari lupa makan, mandi, bahkan gosok gigi, karena nggak ada lagi sosok kekasih yang mengingatkan itu semua.
Nah, itu tadi 3 penyakit yang bisa menyerang akibat jomblo terlalu lama. Duh, ngeri-ngeri ya penyakitnya. Yang jomblo segera nyari pacar deh, takut penyakitnya makin akut. Jauhi narkoba, dekati jomblo!
Semoga bermmanfaat.