BERITA TASIKMALAYA, RANCAH POST – Usai ditangkap dan ditahan dalam dugaan kasus penjualan aset milik pemerintah daerah, Dahlan Iskan justru mendapat simpati dari berbagai pihak. Hal ini sebagaimana terlihat dengan banyaknya orang yang membesuk Dahlan di Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2016). Mereka yang datang menjenguk Dahlan Iskan mulai dari wartawan senior, mantan Ketua MK Mahfud MD, hingga para kyai.
Usai betemu dengan Dahlan Iskan, Mahfud menyampaikan bahwa dirinya yakin bila Dahlan tidak melakukan tindak pidana korupsi. Menurut Mahfud yang juga pakar hukum tata negara dari UII Jogjakarta, Dahlan ikut terseret dalam kasus tersebut lantaran kedudukannya sebagai Dirut PT PWU yang harus menandatangi sebuah dokumen yang diberikan anak buahnya. “Saya kenal lama dengan beliau, tidak mungkin dia korupsi. Buat apa, wong dia sudah lebih dari cukup,” ucap Mahfud.
Mahfud juga mengatakan, dalam kasus yang menyeret nama Dahlan Iskan ini, dirinya sama sekali tidak melihat adanya niatan jahat. Sebagai dirut, Dahlan tentunya tidak menangani hal yang bersifat teknis. Oleh karenanya, Mahfud berharap Dahlan bisa segera melawati kasus ini.
Sementara itu, para ulama yang datang menjenguk Dahlan Iskan, sebagaimana informasi yang berhasil dihimpun, mereka datang dari Madura dan Magetan. Bahkan ada pula ulama yang datang jauh dari Tasikmalaya Jawa Barat yang salah satunya adalah KH Abdul Aziz Afandi, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya Jawa Barat.
Dikatakan KH Abdul Aziz Afandi, dirinya sengaja datang jauh-jauh untuk mengunjungi Dahlan. Dalam pandangannya, sosok Dahlan ini merupakan orang yang ahli ibadah dan ahli tarekat. “Ketulusannya dalam mengabdi perlu dicontoh,” kata Aziz.
Aziz tak datang sendirian, ia ditemani Erwin Budiman Haris, ahli hukum yang akan mempelajari kasus tersebut. Aziz pun tidak ragu membantu proses hukum bilamana Dahlan berkenan. Turut hadir pula KH Acep Nur Mubarok, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tasikmalaya, yang menyebutkan akan selalu mendoakan Dahlan Iskan dalam setiap pengajian.