RANCAH POST – Setelah diisukan meninggal, Limbad baru-baru ini telah dilaporkan pada kepolisian setelah menyabet perut pelawak dari Sulawesi Utara Ramly Hiola atau kerap disapa Amoy. Aksi yang dilakukan dalam acara HUT Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara pada 23 Mei 2016 tersebut bahkan dikatakan dilakukan oleh sang master di luar skenario.
Tidak ingin rumor itu kian berkembang, manajer Limbad, Nico, mengaku tak tahu karena belum memperoleh kabar langsung dari Amoy. Nico mengatakan bahwa atraksi Limbad tersebut hanyalah sebuah hiburan semata.
“Maaf kami belum dapat komentar apa-apa tentang laporan Amoy ke kepolisian mengenai aksi Master Limbat kemarin,” ujar Nico pada Selasa (31/5). “Tentang di luar skenario ataukah tidak, yang dilaksanakan oleh Master Limbat hanya murni untuk menghibur para warga Kotamobagu.”
Disamping itu, Madzabullah Ali yang merupakan kuasa hukum Amoy mengharapkan supaya kasus ini dapat segera ditangani. Karena, kasus tersebut dianggap merupakan tindak pidana murni.
“Kami mengharapkan agar kepolisian dapat segera melaksanakan pengusutan terhadap kasus ini,” kata Madzbullah. “Karena sudah termasuk tindak pidana murni.”