BERITA PANGANDARAN, RANCAH POST – Empat rumah yang dihuni empat keluarga di Sukaresik, Sidamulih, Pangandaran, Jawa Barat, porak poranda akibat hantaman puting beliung yang terjadi pukul 13.30 WIB, Jum’at (5/2) kemarin. Akibat ganasnya puting beliung itu, mereka terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan kerabatnya masing-masing.
Adalah Jaka dan keluarganya, warga Dusun Ciheras, RT 04 RW 02, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran ini menjadi salah satu dari sekian banyaknya korban yang menjadi keganasan amukan puting beliung. Meski rumahnya porak poranda dihantam pohon yang tumbang, Jaka dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri dan lolos dari maut.
“Saat terjadi hujan disertai angin kencang, kami sekeluarga saat itu ada di dalam rumah. Tak lama kami mendengar suara pohon yang roboh dan langsung menimpa rumah tetangga saya. Tak lama, pohon yang lain ikut tumbang dan langsung menghantam rumah saya, beruntung kami sekeluarga sudah ada di luar rumah,” papar Jaka.
Ganasnya hantaman puting beliung ini dibenarkan dr. Erik Krisna Yuda, Camat Sidamulih. Tak tanggung-tanggung, kata Erik, total keseluruhan rumah yang hancur akibat puting beliung ini berjumlah 25 rumah. Di Dusun Ciokong, 15 rumah rusak ringan dan selebihnya di Dusun Ciheras 8 rumah rusak berat dan ringan. Turut hancur pula sebuah masjid dan los kayu.
“Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta, beruntung insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa,” ucap Erik.