RANCAH POST – Siapa yang tidak suka dengan aksi balapan jet darat atau biasa disebut sebagai Formula 1 (F1), adu teknologi mutakhir produsen-produsen mobil kenamaan di lintasan ini sudah barang tentu banyak dinanti para fans Formula 1 di seluruh belahan dunia.
Tidak terkecuali di Indonesia, banyak sekali fans Formula One ini, terutama para pecinta otomotif.
Jika Anda seorang pecinta berat Formula 1, tentunya apa saja akan dilakukan untuk mewujudkan kecintaan terhadap balapan jet darat tersebut.
Seperti dalam video yang tengah heboh di media sosial ini, sebuah video yang menunjukkan sebuah mobil replika Scuderia Ferrari Formula 1 kepergok tengah jalan-jalan di Lombok, bahkan tak malu mobil tersebut terlihat mengisi angin ban di sebuah kios ban di pinggir jalan.
Sebagaimana diunggah oleh akun F1 Videos berjudul F1 Custom Car in Indonesia, mobil ‘Formula 1’ dengan nomor polisi DR 9673 AE tersebut sangat terlihat mirip dengan mobil aslinya yang ditunggangi dua pembalap tim Italia, Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen dan Esteban Gutierrez.
Mulai dari tampilan, warna, sticker hingga kursi pengemudi. Bahkan, sang driver sendiri lengkap dengan wearpack khas pembalap Scuderia Ferrari.
Penasaran? Simak video mobil replika Scuderia Ferrari F1 sedang tambah angin berikut.
Sejak video tersebut beredar, tak ayal lagi hingga memancing kepenasaranan para netizen. Tidak sedikit yang berkomentar bahkan membagikan video mobil F1 karya anak bangsa tersebut.
“FYI : That custom F1 Car is from Daihatsu HiJet 550cc basic chassis and engine pacman emoticon , he just spend USD 5000 to make this thing , but he is also awesome man from indo, but i still can run faster with my scoter to race with this F1 Machine.” kata netizen Yogie Ramadhan.
“Will distroy asap by indonesian government… wkwkw.” ungkap Leonardo Tjandra.
“Made in indonesia ? that things going to fall out peace by peace i bet you . nothing in idnonesia last as long .” ucap Richard Cuyuca.
“Bisa bernasib seperti TV rakitan lulusan SD, di musnahkan karena tidak ber SNI.” kilah Husni Mubarok.