RANCAH POST – Penting! Kenali tanda permintaan maaf pria yang hanya omong kosong. Entah karena ia tidak sadar bahwa ia bersalah, atau karena dia merasa gengsi, pria-pria cenderung tidak mau untuk meminta maaf kepada Anda, walaupun sudah jelas bahwa ia memang bersalah.
Namun, ada pula pria yang berkali-kali minta maaf sehingga Anda menganggapnya terlalu berlebihan. Apakah permintaan maafnya itu tulus? Agar Anda tidak tertipu, Anda harus mengetahui tanda-tanda permintaan maaf pria yang hanya omong kosong. Berikut tanda-tandanya untuk Anda.
Ia Kurang Mengerti Mengapa Ia Meminta Maaf
Seperti yang telah dikatakan diatas, ia tidak mengetahui jika ia bersalah. Maka ia hanya mengatakan ‘aku minta maaf’. Kata maaf apabila hanya disampaikan semacam itu, tanpa adanya penjelasan yang lain, itu sama saja layaknya balon tanpa tali. Jika ia meminta maaf tanpa mengetahui alasan ia meminta maaf, itu artinya permintaan maaf itu tidak tulus.
Ia Membuat Keadaan Seolah Ia Lebih Terluka
Empati merupakan kunci dari sebuah permintaan maaf, tetapi harus ditaruh pada posisi yang benar. Seorang pria yang meminta maaf lalu menambahkan kalimat ‘aku juga sangat terluka, aku juga mengalami dampak buruk akibat kejadian itu’. Kalimat ini akan memberikan kesan jika ia tidak seharusnya meminta maaf. Dengan begitu tentunya sudah tampak jelas jika ia tidak meminta maaf dengan tulus.
Permintaan Maaf Berlebihan
Tidak harus dengan berlutut, tetapi apabila ia berlutut, sembari memohon-mohon supaya Anda memaafkannya, di depan umum, berkali-kali, dan ia terlihat sangat menikmati apa yang tengah ia lakukan, itu menunjukan bahwa ia tidak tulus meminta maaf kepada Anda. Karena ia hanya menginginkan supaya Anda benar-benar yakin bahwa ia tidak akan melakukan kesalahan yang sama tanpa mengatakan seperti apa ia akan berubah.
Perbuatannya Tidak Sesuai Dengan Janjinya
Butuh waktu memang untuk membuktikan hal yang satu ini, tetapi seorang pria yang mengucapkan bahwa ia akan berusaha untuk melaksanakan segala sesuatunya dengan lebih baik lagi, hanya bisa dinilai dari apa yang akan dilakukan olehnya di hari-hari berikutnya. Dan apabila yang terjadi adalah sebaliknya, maka jelas jika permintaan maafnya dulu tidaklah tulus, apalagi jika ia tidak bertanggung jawab dengan apa yang telah ia katakan.
Ia Ingin Anda Segera Melupakan Masalah Ini
Dengan kata lain, apabila Anda move on dari masalah itu, Anda juga pasti akan melupakan kesalahan yang sudah ia lakukan bukan? Namun, seorang pria yang dengan tulus meminta maaf, dan menginginkan untuk Anda benar-benar memaafkannya, tentu akan menyadari jika Anda butuh waktu sampai bisa sepenuhnya melupakan masalah itu, dan juga kesalahannya.
Nah, setelah Anda mengetahui tanda-tanda di atas, Anda tentu tahu permintaan maaf kekasih Anda tulus atau tidak. Semoga bermanfaat!